Memikat Dengan Bahasa


Bahasa adalah sarana bagi setiap manusia untuk berinteraksi sosial.Ketika kita mengenal orang lain, kesan pertama yang terbersit dihati tentang karakter orang yang kita kenal tersebut adalah dari caranya berbicara kepada kita. Bahasa yang dipergunakan untuk bercakap kepada orang lain menentukan respon-respon motorik yang ditangkap lawan bicara untuk selanjutnya dikulminasikan kepada sebuah penilaian terhadap pembicara. Tak dapat dipungkiri setiap orang ingin memiliki relasi sosial yang multi universal tanpa batas sebagai naluri keinginan yang positif. Banyak profesi yang menomor satukan berbicara sebagai ujung tombak kesuksesanya. Dibawah ini adalah tips-tips berbicara.
1.Tataplah bola mata lawan bicara kita

Dengan menatap mata. Lawan bicara kita merasa diharagai sebagai "seseorang" yang memang layak dihargai.
dengan tatapan yang hangat akan memberikan kesan kepada lawan bicara kita bahwa kita serius mendengarkan dan simpati terhadap apa yang dibicarakan, yang pada akhirnya lawan biicara kita akan berkesimpulan bahwa kita orang yang dewasa dan memiliki karakter baik
2. Tujukkan ekspresi muka yang penuh perhatian.
dengan menunjukkan muka penuh perhatian dikala kita mendengarkan temen kita yang lagi cuap-cuap, akan memberikan kesan kita orang yang dewasa dan memilki rasa respek dan simpati. selanjutnya kita akan mendapat respon yang baik pula. tips ini sangat bermanfaat sekali, terutama untuk membangun pertemanan baru ataupun interaksi soaial yang lain 
3.Jangan menggurui
Ketika kita berbicara, pilih bahasa yang jauh dari kesan menggurui. Kalaupun terpaksa ada tema pembicaraan yang bersifat doktrinal, maka bungkuslah fokus tema tersebut dengan tema cerita atau yang bersifat pemberitaan. Lain  lagi kalau kita sedang memperingatkan orang dekat kita, maka bahasa yang bersifat menggurui tidak mengapa kita pergunakan.
4. Fokus mendengarkan
Jangan sekali-kali kita mendengarkan pembicaraan sembari kita melakukan aktifitas lain. seperti sambil membaca, nonton tv, atau bahkan menerima telephon teman. Karena kesan yang timbul kita di anggap meremehkan atau memiliki pribadi yang kurang baik, melecehkan atau bahkan menganggap pembicaraan lawan bicara kita tidak penting. ingat!  "Kepribadian seseorang dapat dilihat dari bagaimana ia berbicara"
5.Jujur 
Kita harus jujur mengatakan yang sebenarnya. Ketika seseorang menceritakan sesuatu yang kita sudah tau dan mengerti. Sebaiknya kita jujur mengatakan yang sebenarnya, bahwa kita telah tau atau sudah pernah mendengar apa yang ia bicarakan
.

by: muz 


Reaksi:
hak cipta dilindungi undang-undang. Powered by Blogger.